AMPO (Makanan dari tanah liat)

8:31 PM Unknown 1 Comments

AMPO bakar
Pernah kebayang gak, kalo tanah itu bisa di makan,,,?aku juga masih gak percaya lo kalo tanah itu ternyata bisa di makan. Tadi siang kan aku nonton acara TV yang nayangin tentang makanan namanya AMPO di salah satu stasiun televisi. Yaaa nama makanan itu AMPO, makanan yang di buat menggunakan tanah ini ternyata sudah lama di konsumsi bagi masyarakat tuban jawa timur.

Tapi saya masih tidak percaya di benak saya dan memakan tanah itu adalah sesuatu yang menjijikkan, dan saya juga gak pernah terfikirkan rasanya seperti apa. Tapi di acara tersebut mereka biasa aja wawww.. jadi cara buatnya tuh,
  1. Ambil tanah liat, gak tau tuh spesifikasi tanah liatna seperti apa, mungkin tanah liat yang ada disawah dan bersih maksudnya belum tercemar oleh kotoran binatang dsb
  2. Tanah yang sudah diambil tadi kemudian padatkan sehingga membentuk balok persegi
  3. Setelah tanah sudah padat kemudian ambil sebilah bambu kemudian bentuk seperti pisau
  4. Kemudian tanah yang tadi di bentuk menggunakan bumbu tadi seperti diris tipis
  5. Kemudian tanah yang sudah di bentuk kemudian di panggang
  6. Siap dihidangkan
Bagi kita yang tidak tau dan tidak terbiasa makan akan terlihat jijik, karena tanah yang di makan dari proses pembuatan juga tidak dicampur dengan apapun artinya murni tanah. Kebayang gak rasanya kayak gemana???silahkan dicoba

AMPO bakar siap dihidangkan

Proses membentuk tanah liat sebelum di bentuk menjadi AMPO
Menurut mereka memakan tanah dapat membuat perut terasa enak, dapat menyembuhkan diare, panas dalam, dan dapat menyembuhkan penyakit lainnya. Tapi yang perlu diperhatikan juga ketika anda akan mencoba membuat makanan tersebut adalah sumber tanah yang akan anda olah menjadi AMPO, tanah harus terbebas dari kotoran yang disebabkan binatang apa lagi kotoran manusia. Karena jika tanah yang di gunakan sudah terkontaminasi kotoran malah bahaya karena anda bisa menderita diare yang disebabkan cacing gelang atau cacing pita beeehhhh mengerikan.


Proses pembuatan AMPO
Memakan tanah bagi masyarakat tuban bukan sebagai makanan utama atau menggantikan nasi tetapi sebagai makanan ringan atau camilan. Tapi yang menjadi pertanyaan di benak saya adalah apakah tradisi memakan tanah ini murni sebagai camilan atau makanan selingan atau karena kondisi ekonomi dan kelaparan sehingga masyarakat sampai memakan tanah..?Karena dari beberapa kasus diluar tuban juga memakan tanah karena kelaparan yang melanda, tapi terlepas dari itu semua inilah salah satu pengalaman baru bagi saya, saya bisa tau bahwa tanah bisa di makan, dan saya tidak tertarik untuk mencobanya mending makan pizza kata temen saya.

Sumber Gambar : Internet


1 komentar:

Menikmati ayam betutu dan sate lilit di jogja

10:36 PM Unknown 0 Comments

Malam minggu adalah malam yang tidak boleh di lewatkan untuk menikmati suasana malam di jogja, setelah beberapa jam keliling-keliling tidak terasa kalo kita udah laper, perut berbunyi dengan halus krek krek krek hahahhaha ya kaak gitulah

akhirnya kami mutusin waktu itu untuk pergi cari tempat makan yang enak, karena udah bosen dengan masakan padang, pecel hehe/lele hahaa, bosen dengan masakan aa burjo, bosen dengan nasi goreng, bosen dengan sate madura, bosen juga dengan soto lamongan. Kami ingin menikmati makanan yang khas aseeeekkkkk yang berbeda dari sebelum-sebelumnya hmmmmm.

Kemudian kami meilih dan memilah dimana tempat kami akan singgah makan, setelah sampai didaerah bugisan kami melihat plang mungkin namanya itu atau papan yang tertuliskan 12.000 kemudian kami juga melihat kain kotak-kotak, dan ornamen-ornamennya yang tidak asing lagi, yaaaaahhh ternyata kami melihat warung makan bali.

Tapi kami sempat was was juga dengan keberadaannya karena biasanya warung bali menjual masakan yang berbau babi dan itu haram aseeekkk tapi benerkan harammm? untuk membuktikannya kami mencoba masuk dan melihat-lihat menu yang ada ternyata menu masakan babi tidak ada, dan kami yakin bahwa ni warung halal dan menurut informasi yang jual adalah orang islam alhamdulillahhh hehhehe

menu yang disediakan seingat saya :
Paket Sate Lilit 12000
  1. Nasi sela
  2. Sate Lilit
  3. Urap kacang panjang
  4. Tum ayam
  5. Kuah komah
  6. Sambel matah

Paket Ayam Betutu 12000
  1. Nasi sela
  2. Ayam betutu
  3. Begala daun singkong
  4. Tum ayam
  5. Kuah komah
  6. Sambel matah
Untuk minuman rata-rata 3000an doang gan
ada juga menu camilan tetapi adanya cuman pas hari minggu, silahkan kalo mau nyobain camilan khas bali dateng aja kesana pas hari minggu, ada camilan namana pisang rai harganya cuman 4000an kalo gak salah sedangkan rujak bali harganya 6000an di sajikan pake es dan itu seger banget aku pernah nyobain beneran enak, beda deh sama yang ada di jogja hehehhee





Nah untuk tempatnya nama warungnya Sanjiwani alamatnya : jalan bugisan (depan smk bugisan)
untuk ancer-ancernya bentar ya semoga gak salah soalnya spontan artinya gak direncanakan mau kesana, hmmm 

  • Mulai dari alun-alun selatan
  • Alun-alun selatan ambil arah selatan sampe perempatan plengkung gading, 
  • Dari perempatan plengkung gading kearah barat atau belok kanan
  • Luruuuuussss sampe ketemu dengan perempatan lampu merah lagi (perempatan pojok beteng kulon)
  • Ambil kiri (selatan) itu sudah sampe jalan bugisan
  • Lurus keselatan sampai ketemu smki bugisan (sekolahan di kiri jalan)
  • Pelan-pelan soalnya sebelah selatan ada jualan tanaman
  • lihat kearah kanan jalan nanti ketemu warung sanjiwani di depannya ada tulisan 12000 itu dah warung balinya hehehe
Semoga gak nyasar ya....

0 komentar:

Powered by Blogger.