Pesona Lombok bagian selatan

11:52 AM Rian Saadillah 0 Comments

Bagi orang lombok mungkin sudah tidak asing lagi dengan desa Keruak, Pijot, Tanjung Luar, Jerowaru, Paek, Ekas, dll. Itu adalah sebagian kecil dari banyaknya nama desa yang ada di Lombok bagian selatan. Kenapa saya mengangkat judul Pesona Lombok bagian Selatan?

Karena masih banyak sekali yang perlu di eksplore dari sekian banyaknya objek-objek wisata yang indah di sana. Bukan hanya wisata pantai, tapi pemancingan dan mengunjungi budidaya ikan juga menurut saya suatu hal yang tidak boleh di lewatkan. 

Mulai dari tempat pelelangan ikan yang sangat terkenal di lombok yaitu di daerah Tanjung Luar, Penangkaran ikan kerapu di teluk Ekas, Wisata pemancingan air tawar yang ada didaerah paek dan daerah-daerah sekitarnya, dan wisata-wisata alam lainnya. 

Ingin melihat dan membeli berbagai macam ikan, datanglah ke Tanjung Luar. Tempat pelelangan ikan terbesar di Lombk, berangkatlah jam 5 pagi ke lokasi dan anda akan melihat hilir mudik nelayan membawa hasil tangkapannya ke sana. Ikan yang di bawa nelayan-nelayan lombok sudah di tunggu oleh para pembeli yang kemudian akan di bawa kepasar-pasar untuk di jajakan. 

Menurut saya, ikan yang di konsumsi oleh masyarakat lombok masih bisa di bilang masih segar karena hasil tangkapan nelayan yang terbilang masih banyak dan pulau lombok yang tidak terlalu besar sehingga pasokan ikan untuk masyarakat masih banyak. Jika sudah begitu berarti seharusnya pasokan ikan bisa dibilang mencukupi dan tidak perlu mengambil dari luar lombok. hehhehe itu menurut saya aja kawan bukan hasil penelitian

Ikan-ikan hasil tangkapan dari ikan biasa dari ukuran kecil sampai ukuran besar seperti hiu waw. Ikan hiu yang dilelang di Tanjung luar merupakan hasil tangkapan dari para nelayan setempat. Ikan hiu tersebut berasal dari Samudera Hindia atau perairan Flores.

Ikan-ikan yang Tanjung luar kemudian oleh para pembeli akan dijual kembali ke Pelanggan di pasar-pasar yang ada di seluruh pulau lombok atau khususnya LOmbok Timur. Jika anda tidak dapat bangun pagi atau kesiangan anda masih bisa membeli hasil tangkapan nelayan tersebut di Pasar keruak. Disana, ikan-ikan yang dijual tergolong masih segar dan biasanya di jual dalam keadaan masih segar ada juga yang sudah di olah yaitu dengan di asap. Harganya bervariasi ada yang dijual per ekor dan ada juga yang dijual per kilo tergantung anda dan jangan lupa menawar. Tapi menawarnya yang halus ya misalnya harga 25.000 yaa di tawar 18.000lah hahahha jangan langsung di tawar harga 5000 hahhaha nanti bisa-bisa anda di kasi parang hahaha

Di Pasar keruak anda juga dapat menemukan berbagai macam ikan tapi masih tergolong ikan biasa yang di konsumsi oleh masyarakat misalnya ikan pari, ikan cakalang, ikan tongkol, ikan bembek(bahasa lombok), udang, cumi dll.






Dari pasar Keruak, jika anda ke barat lagi teruuuussss melewati kecamatan Jerowaru jika anda kebarat lagi anda akan sampai di Desa Paek. Di desa Paek anda akan banyak menemukan danau buatan yang biasanya digunakan masyarakat disana sebagai sarana irigasi bagi sawah mereka. Nahhhh danau buatan ini juga digunakan masyarakat Paek sebagai tempat memelihara ikan. Ikan yang dipelihara adalah ikan Emas/Karper, ikan nila, ikan betok/papuyu. Tetapi yang paling sering di pelihara adalah ikan nila dan ikan mas. 

Setelah berumur 6 bulan, masyarakat akan mengubah danaunya sebagai tempat pemancingan. Disana sudah sangat terkenal sebagai tempat pemancingan. Biasanya mereka menggunakan sistem borongan. sistem borongan adalah pemilik danau mematok harga kemudian si pemancing bersama dengan teman-temannya akan iuran. Jadi bukan memancing kemudian hasil tangkapan di timbang seperti kebanyakan tempat pemancingan. Pemancing berasal dari berbagai daerah di Pulau Lombok. Rasa ikannya pun berbeda karena di Danau/embung disana, ikan yang di pelihara tidak di beri makan melainkan ikan mencari sendiri makanannya. Kalaupun di kasi makan si pemilik biasanya memberikan makanan berupa dedak atau katel dan kadang juga nasi sisa, itupun sangat jarang sekali. 

Didanau ikan memakan pakanaan alami yaitu berupa kangkung air dan tumbuhan-tumbuhan liar yang tumbuh di pinggir danau atau embung. 


You Might Also Like

0 komentar:

Powered by Blogger.